LATAR BELAKANG
Alasan kami memilih pendestrian ini , karena pada kawasan panti asuan
hikmah sebelumnya tidak terdapatnya pendestrian. Sementara pendestrian itu
sangat penting karena sebagai penghubung
suatu kawasan dengan kawasan lainnya
Selain itu kami biasa lebih mengetahui/mengenai bahan bahan bangunan
secara langsung terutama batu bata dn kerikil, mulai dari harga sampai ukuran
serta kualitas dan sifatnya bahan bangunan tersebut .
LANDASAN
TEORI
Hal yang perlu di perhatikan dalm
mendisain pendestrian adalah
1.
Ukuran pendestrian itu sendiri
2.
Ketinggian pendestrian
3.
Posisi penempatan pendestrian
4.
Bahan/material yang digunakan pada pendestrian
5. Pemilihan material pendestrian sangatlah penting karena mempengaruhi
biaya dan ketahanan/kualitas pendestrian itu sendiri.
METODE
PELAKSANA
v Mencari data data mengenai karakteristik pengguna dan kawasan panti
asuhan hikmah
v Menganalisis aspek kegunaan, bentuk, serta solusi solusi pemecahan permasalahan yang berkaitan tentang
pendestrian
v Mencari solusi konsep tapak.
v Alat dan material yang digunakan pada pembuatan pendestrian di panti
asuhan hilmah
Di
era modern sekarang, dalam tata ruang kota jalur pejalan kaki merupakan elemen
yang sangat penting. Selain karena memberikan ruang yang khusus bagi pejalan
kaki, jalur pejalan kaki juga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan
kaki yang melintasi jalur tersebut. Oleh kerena itu, ruang pejalan kaki sangat
berperan dalam menciptakan lingkungan yang manusiawi.
Secara umum pejalan
kaki adalah orang yang bergerak dalam satu ruang, yaitu dengan berjalan kaki.
Dalam berjalan kaki, Shirvani (1985) mengatakan bahwa penggunanya memerlukan
jalur khusus yang disebut juga dengan pedestrian, yang merupakan salah satu
dari elemen- elemen perancangan kawasan yang dapat menentukan keberhasilan dari
proses perancangan di suatu kawasan kota. Dharmawan (2004) mengatakan bahwa
pedestrian berasal dari bahasa latin, yaitu pedestres, yang berarti orang yang
berjalan kaki. Jalur pedestrian pertama kali dikenal pada tahun 6000 SM di
Khirokitia, Cyprus, dimana jalan terbuat dari batu gamping lalu permukaannya di
tinggikan terhadap tanah dan pada interval tertentu dibuat ramp untuk menuju ke
kelompok hunian pada kedua sisi- sisinya (Kostof, 1992).
Pedestrian juga diartikan sebagai pergerakan atau
sirkulasi perpindahan manusia/ pengguna dari satu tempat asal (origin) menuju
ke tempat yang ditujunya (destination) dengan berjalan kaki.
Fungsi pendestrian pada kawasan panti
asuhan Hikmah berguna sebagai untuk penghubung dari kawasan parkir ke kawasan
pondok dan taman bermain. Selain itu berfungsi juga ketika hari hujan pejalan
kaki tidak kesulitan untuk mencapai kawasan taman bermain karena genangan air
sehingga tanah sekitar menjadi lunak.
BAHAN DAN
PERALATAN YANG DIGUNAKAN
No
|
Alat
|
Material
|
1
|
Cangkul
|
Batu
|
2
|
Sendok semen
|
Batu Kerikil
|
3
|
Sekop
|
Tanama bunga
|
4
|
Meteran
|
Tanah Hitam
|
5
|
Benang
|
-
|
6
|
Paku
|
-
|
CARA KERJA
1.
Survey Kelokasi
2.
Pengukuran Site
3.
Pembuatan Konsep
4.
Pembuatan RAB
5.
Pembelian Material
6.
Proses Pengerjaan dilapangan
·
Pengukuran dan pemberian tanda
pada tanah yang akan dipasang batu bata
·
Penggalian tanah yang telah ditandai
·
Pemasangan batu bata pada
tanah yang telah di gali
·
Pemadatan batu bata
·
Pemasangan batu kerikil
diantara batu bata
·
Penanaman tanaman Bungan
disamping kerikil
TIME SCADULE
No.
|
Jenis kegiatan
|
Tanggal/bulan
|
|
Mei
|
juni
|
||
1
|
Survey Lokasi
|
01
|
|
2
|
Pengukuran
Site
|
03
|
|
3
|
Pembuatan
Konsep
|
05
|
|
4
|
Pembuatan RAB
|
05
|
|
5
|
Pembelian
Material
|
11
|
|
6
|
Proses
Pengerjaan Dilapangan
|
||
7
|
Penggalian
tanah yang sudah ditandai sebelumnya
|
12
|
|
8
|
Pemasangan
batu bata tahap pertama
|
12
|
|
9
|
Pemasangan
batu bata tahap kedua
|
18
|
|
Pemasangan
batu bata tahap ketiga
|
19
|
||
10
|
Pembelian batu
kerikil dan tanaman bunga
|
13
|
|
11
|
Pemasangan
kerikil dan penanaman tanaman bunga
|
16
|
|
12
|
Finishing
|
23
|
|
Rencana Anggaran Biaya (RAB)
No
|
Nama barang
|
Harga satuan
|
Jumlah barang
|
Total harga
|
1
|
Batu bata merah
|
Rp.400/bh
|
400
|
Rp. 160.000
|
2
|
Batu kerikil
|
Rp. 190.000/pickup
|
¼ pickup
|
Rp. 50.000
|
3
|
Tanaman bunga
|
Rp. 5000/bunga
|
25
|
Rp. 125.000
|
4
|
Tanah hitam
|
0
|
0
|
0
|
Harga dipasaran sesuai dengan RAB yang telah direncanakan, sehingga
tidak ada perubahan harga.
FUNGSI
PERALATAN
No.
|
Nama Alat
|
Fingsi
|
1
|
Cangkul
|
Untuk
menggali tanah
|
2
|
Sendok semen
|
Untuk meretakan tanah yang telah di gali
|
3
|
Sekop
|
Untuk mengambil dan meratakan batu kerikil
|
4
|
Meteran
|
Untuk mengukur site
|
5
|
Benang
|
Sebagai pemberi tanda
|
6
|
Paku
|
Untuk membantu benang membari tanda pada bagian
ujung
|
KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan kegiatan diata maka dapa disimpulkan bahwa
Berdasarkan pembahasan kegiatan diata maka dapa disimpulkan bahwa
1.
Pendestrian merupan faktor
penting penghubung suatu kawasan dengan kawasan lain
2.
Kenyamanan penggunan saat
menggunakan pendestrian merupakan faktor yang sangat penting yang meliputi
ukuran, bentuk, pencapaian terhadap suatu kawasan
3.
Sebelum melakukan pembuatan
pendestrian, mahasiswa harus memiliki konsep pendestrian yang akan di buat
sesuai dengan kreatifitas mahasiswa dan kebutuhan pengguna serta faktor faktor
lainnya.
SARAN
1.
Seluruh mahasiswa hendaknya
bias meningkatkan kerjasama dalam tim terutama dalam ke disiplinan waktu,
supaya sesuai dengan target yang telah di rencanakan
2.
Hendaknya mahasiswa bisa
menemukan ide ide yang baru lagi serta kreatif yang bermanfaat untuk seluruh
orang
3.
Hendakya pengguna pendestrian
dapat memanfaatkan semaksimal mungkin
Untuk hasilnya silahkan klik link dibawah ini
https://www.youtube.com/watch?v=BVja7x8P5aM
https://www.youtube.com/watch?v=BVja7x8P5aM




